Sejumlah astronom menemukan fenomena yang tampaknya merupakan aksi
bunuh diri planet karena berada amat dekat dengan bintangnya dan
menimbulkan gelombang dahsyat.
Planet tersebut adalah WASP-18b
yang telah berjuta tahun hidup dan ditemukan Coel Hellier, seorang
profesor astrofisika di Keele University di Inggris. Hellier
menyampaikan laporannya pada jurnal ilmiah The Nature, Kamis (27/8). ”Dengan menciptakan gelombang itu, dia menghancurkan dirinya sendiri,” ujar Hellier.
Bintang
planet tersebut adalah WASP-18. Planet itu mengitari bintang dalam
konstelasi Phoenix dan berjarak sekitar 325 tahun cahaya dari Bumi
(satu tahun cahaya sekitar 9,3 triliun kilometer). Itu berarti dia ada
di kawasan tetangga galaksi kita.
Jarak planet tersebut dengan
bintangnya adalah sekitar 1/50 jarak Bumi dengan Matahari. Ukuran
planet tersebut sekitar 10 kali ukuran Planet Yupiter. Gelombang antara
planet tersebut dan bintangnya bisa dianalogikan dengan relasi Bulan
dan Bumi yang bisa membentuk dua kali gelombang. Sejauh ini para
astronom telah menemukan lebih dari 370 planet di luar sistem Matahari.
Namun, penemuan planet bunuh diri amat jarang terjadi. (ISW/Kompas)
kirim ke teman | versi cetak | Versi PDF
| Keranjang Belanja Anda Masih Kosong |