Sebuah kafe nyeleneh baru saja dibuka di Vassalboro, Maine.
Grand
View Topless Coffee Shop dibanjiri pengunjung meski baru sepekan
beroperasi karena para pelayannya, baik laki-laki maupun perempuan,
topless alias bertelanjang dada.
Sang pemilik,
Donald Crabtree, memunculkan ide itu setelah mengamati betapa ketat dan
kerasnya persaingan di bisnis serupa. Karena itu, ketika berniat
membuka kedai kopi, dia merasa harus menonjolkan terobosan baru.
''Saya
tahu apa yang diinginkan orang. Semua orang suka melihat sesuatu yang
telanjang. Kalau tidak memakai cara seperti ini, hanya seminggu buka,
kedai kopi saya bakal langsung tutup,'' katanya seeprti yang dilansir
CNN.
Di kota berpenduduk sekitar 4.500 orang
tersebut, bisnis kafe memang terus menjamur. Paul Crabtree, adik
Donald, melihat inovasi kakaknya itu sebagai ide yang brilian. ''Ramai
sekali pengunjungnya,'' ujar Paul.
Donald mempekerjakan sepuluh
pelayan wanita dan lima pria. Dia menerapkan sejumlah syarat. Di
antaranya, harus ramah dan yang terpenting, mesti memperlakukan semua
pengunjung secara setara.
Donald juga menandaskan, dirinya tak
bermaksud sekadar menjual kemolekan fisik. Karena itu, tak semua para
staf yang dia rekrut berbodi aduhai.
"Kami merekrut berbagai tipe orang, mulai yang kurus sampai yang gemuk," terangnya.
Awalnya,
Donald harus menghadapi perlawanan keras dari sejumlah pihak atas
idenya tersebut. Sebagian warga tidak setuju dengan ide menggabungkan
kedai kopi dan ketelanjangan. Dia baru mendapatkan izin usaha setelah
memenangi hearing di dewan kota.
Begitu rekrutmen dimulai, pelamar yang berminat ternyata lumayan berjubel. Lebih dari 150 lamaran masuk. (jp/pit)
Sumber : Rileks.com
kirim ke teman | versi cetak | Versi PDF
| Keranjang Belanja Anda Masih Kosong |